Ketika kita meninggal, kita tidak tahu jika kita sudah meninggal, hanya terasa menyakitkan dan menyedihkan untuk orang yang kita tinggalkan. Hal yang sama berlaku untuk orang yang bodoh. Sering kali orang yang bodoh tidak merasa bahwa dirinya bodoh namun orang-orang di sekelilingnya lah yang merasakan betapa orang tersebut sangat bodoh. Orang yang bodoh biasanya satu paket dengan sombong, egois dan tidak tahu berterima kasih karena kebodohan lebih ke masalah mental dibandingkan kemampuan otak. Orang yang bodoh tidak akan terima jika diberitahu oleh orang lain, mengapa? Karena selain mereka bodoh, mereka juga sombong. Orang yang bodoh juga adalah orang-orang yang egois dan tidak pernah memikirkan kepentingan orang lain. Karena kebodohannya maka yang dipikirkan dan dipentingkan hanyalah kepentingan dirinya sendiri. Orang yang bodoh juga tidak tahu berterima kasih, tidak peduli seberapa orang lain telah melakukan banyak hal untuk orang tersebut, mereka tetap tidak tahu berterima kasih dan membalas air susu dengan air tuba. Orang yang bodoh memang seperti orang yang sudah meninggal. Mereka tidak sadar bahwa mereka begitu bodohnya dan kebodohan mereka hanya dapat dirasakan oleh orang-orang di sekeliling mereka.

Paulus Darmawan
Konsultan Asset and Purpose Coach
081958888877

Komentar

Postingan populer dari blog ini