Salah satu keanehan manusia adalah mereka membeli barang-barang yang tidak mereka butuhkan dengan uang yang sebenarnya tidak mereka miliki hanya untuk menunjukkan dan mempamerkan kepada orang yang sebenarnya tidak mereka sukai. Meskipun pernyataan ini terlihat konyol tetapi kenyataannya banyak orang yang terjebak di dalamnya. Sebagai manusia, sering kali kita salah di dalam mengukur nilai diri kita. Kita berpikir bahwa kita baru akan merasa berharga jika kita sudah sukses dan memiliki barang-barang tertentu atau materi sejumlah tertentu. Padahal, hidup ini bukan sekedar soal harta dan materi serta kesuksesan tidak pernah diukur dari hal-hal tersebut. Jika ukuran tersebut yang kita pakai, bukan hanya cara mengukur nilai diri yang salah tetapi juga dengan melakukan hal demikian akan membuat kita hidup dalam rasa frustasi karena kita akan terjebak di dalam mengumpulkan barang-barang yang tidak pernah ada habisnya. Jika kita memakai cara tersebut untuk membuktikan kepantasan diri kita kepada orang yang tidak kita sukai maka hal itu akan menyeret kita ke dalam permainan yang tidak akan bisa kita menangkan. Mengapa? Karena dalam hidup ini pasti akan ada saja orang-orang yang tidak kita sukai. Lalu, berapa banyak barang yang harus kita kumpulkan dan pamerkan kepada mereka semua? Nilai diri kita tidak pernah terletak di barang-barang yang kita miliki. Jangan pernah pakai cara tersebut untuk menunjukkan dan mempamerkan diri kita kepada orang lain.

Paulus Darmawan
Konsultan Asset and Purpose Coach
081958888877

Komentar

Postingan populer dari blog ini